Watch Dogs



Salah satu game yang paling diantisipasi di tahun 2014, predikat yang satu ini memang pantas untuk dilayangkan kepada Watch Dogs. Setelah trailer pengenalan yang tampil begitu memesona di ajang E3 2012 yang lalu, Ubisoft seolah berhasil menetapkan standar baru untuk game yang pantas disebut sebagai “generasi selanjutnya”. Grafis yang memesona, gameplay bertema hacking yang belum pernah ditempuh oleh franchise apapun, serta karakter yang terlihat kuat membuat begitu banyak gamer jatuh cinta pada pandangan pertama. Dengan penundaan yang sempat terjadi di akhir tahun 2013 yang lalu, antusiasme untuk segera mencicipinya justru semakin kuat dan bukannya melemah. Setelah penantian yang cukup lama, Ubisoft akhirnya merilis Watch Dogs ke pasaran.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah mendapatkan sedikit gambaran tentang apa yang ditawarkan oleh Watch Dogs ini. Menjawab semua keraguan yang sempat tercetus selama beberapa bulan terakhir, terutama dari sisi visual, Watch Dogs versi PC memang boleh dikatakan, mampu menawarkan kualitas grafis setara yang ditawarkan di E3 2012 yang lalu. Beberapa efek memang dihilangkan untuk memastikan game ini tetap bisa dimainkan, namun melihat tekstur, bayangan, dan tata cahaya yang ditawarkan, ia memenuhi semua ekspektasi tersebut di setting Ultra. Berita buruknya? Anda membutuhkan PC dengan spesifikasi super tinggi untuk mencapainya. Namun kita semua tentu saja sangat setuju bahwa video game bukan hanya soal presentasi visual, tetapi juga gameplay. Menawarkan kesan pertama yang cukup menarik, bagaimana Ubisoft akan mengeksekusi mekanik unik ini? Ini tentu menjadi pertanyaan utama.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Watch Dogs ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang ternyata berujung pada pengalaman bermain yang tidak seunik yang selama ini kami bayangkan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot Cerita


Bayangkan sebuah skenario di masa depan, dimana semua perangkat pintar Anda kini dikendalikan di bawah satu sistem operasi terintegrasi. Hampir semua layanan yang Anda butuhkan untuk mempermudah kehidupan sehari-hari, dari data finansial, kesehatan, hingga kehidupan dunia maya Anda bergerak di bawah pondasi perangkat lunak ini. Tidak hanya itu saja, semua infrastruktur kota juga dikendalikan menggunakan sistem operasi yang sama. Terdengar seperti kota masa depan yang menjanjikan? Sayangnya tidak. Dengan berpusat hanya pada satu ladang informasi, mekanisme seperti ini menjadi tambang emas bagi para hacker. Tema inilah yang menjadi kekuatan utama Watch Dogs.

Yang dibutuhkan untuk menguasai Chicago hanyalah sebuah akses jalan belakang terhadap ctOS – sistem operasi utama yang mengendalikan infrastruktur sekaligus memuat semua data penduduk di dalamnya. Aiden Pearce dan Damien Brenks tampaknya sangat mengerti akan hal tersebut. Kemampuan untuk meretas ctOS digunakan untuk merampok secara “digital” Merlaut Hotel – tempat para elite Chicago berkumpul. Sayangnya, proses peretasan yang dilakukan ini justru berbalik arah. Identitas keduanya terekspos dan harga untuk kepala mereka dilemparkan. Aiden Pearce dan Damien Brenks menjadi target para pembunuh bayaran di Chicago. Pearce memang berhasil selamat, namun ia harus kehilangan sang keponakan tercinta – Lena.

Bulan-bulan setelah masa dukanya, misi Aiden Pearce saat ini hanya satu – mencari siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas nyawa sang keponakan tersayang. Sumber informasi pertama meluncur dari sang eksekutor lapangan – Maurice Vega, yang sayangnya tidak memberikan nama atau lokasi apapun. Di tengah kekacauan ini, Aiden juga berhadapan dengan Damien Brenks yang keluar dari “tidur panjangnya”, menculik sang kakak tercinta untuk memaksa Aiden bekerja sama. Bagaimana Aiden bisa menangani semua hal buruk yang seolah terjadi pada dirinya secara beruntun ini? Untungnya, Aiden didukung oleh dua companion hacker yang lain – Clara dan T-Bone. Bersenjatakan sebuah ruang lawas lahirnya ctOS yang mampu mengakses semua informasi Chicago secara sekaligus – The Bunker, perburuan Aiden dimulai.

Lantas, siapa yang sebenarnya yang bertanggung jawab atas harga kepala Aiden dan tewasnya sang keponakan tercinta? Bisakah di tengah mimpi buruk ini, Aiden juga menyelematkan sang kakak? Siapa pula Clara dan T-Bone? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Watch Dog sini.

0 komentar:

Most Wanted 2012



Sebagian dari anda pasti pernah mendengar judul games racing yang satu ini, yup benar sekali, kali ini Need for Speed kembali me remake game lama mereka, setelah sebelumnya seri “Hot Pursuit”, kini giliran “Most Wanted” yang mendapat jatah remake.

Mengandalkan premis yang sama yaitu open-world/free roaming, serta tema police-chasing, tidak banyak yang berubah dari segi story, Most Wanted 2012 kali ini ber setting di kota Fairhaven. Meski pendekatan cerita ptentang karakter player tidak lagi ada, cerita masih mirip dengan need for speed : most wanted 2005, Player harus mengikuti balapan liar untuk mendapat poin, kemudian apabila poin telah cukup player dapat melawan sekelompok pembalap yang dinamakan “Most Wanted List”, ya masih sama dengan game terdahulu kita harus mengalahkkan semua pembalap pada daftar Most Wanted List secara berurutan, hingga menjadi pembalap terhebat di Fairhaven.

Satu kata yang saya rasa cocok menggambarkan grafik pada game ini, Wonderful, grafik game ini benar benar membuat saya kagum, ketika anda balapan dimulai dari lampu jalanan yang dilewati hingga anda masuk terowongan lighting pada game ini sungguh luar biasa memanjakan mata, debu yang terlempar ketika anda tidak berada di aspal, hingga hujan dan kerusakan mobil terasa sangat pas dan ditampilkan dengan tidak berlebihan. tentu saja saya sarankan bermain pada settingan “high” untuk benar benar merasakan kualitas dari game ini.


Untuk gameplay jika anda penggemar franchise Need for Speed dan memainkan game game sebelumnya, maka bisa dibilang tidak banyak yang berbeda, kontrol yang responsif, realistis dan jalannya balapan yang sangat cepat pasti akan membuat anda bersemangat untuk memainkan, sementara untuk yang baru mencoba, tidak usah kuatir, terdapat 3 pilihan level yang dapat kita pilih saat memilih balapan untuk mengumpulkan poin, tentunya akan sangat membantu para pemula, terutama karena Most Wanted 2012 terasa lebih sulit beloknya dari game game need for speed untuk playstation 2 dulu. namun setelah beradaptasi, Everything will be fine!

Musik dan sound yang saya rasakan sangat membantu suasana games yang hampir selalu Fast-paced, ditemani dengak musik-musik nge beat saat kita ngebut akan lebih terasa thrilling. sungguh sensasi gaming yang hebat, apalagi jika perangkat audio anda telah mendukung output 5.1, Let’s Rock ‘n’ Roll Dude!!

0 komentar:

Sistem Requitment Naruto Ninja Storm 4




Bandai Namco bakal merilis versi Jepang Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4 pada 4 Februari 2014 mendatang hanya untuk konsol saja. Sedangkan versi Amerika Utara-nya, menyusul pada tanggal 9 Februari untuk PlayStation 4, Xbox One dan PC melalui Steam. Sedangkan untuk wilayah Eropa dan Australia, sudah dipastikan hadir pada tanggal 5 Februari 2016 mendatang. Pemesanan awal untuk versi PC-nya pun juga sudah dibuka sejak akhir pekan kemarin melalui Steam, dan akan dirilis 6 Februari 2016 (sepertinya ini untuk wilayah Indonesia). Jangan berharap lebih murah ya, karena Bandai Namco tetap menjual versi digital melalui Steam ini dengan harga Rp. 570 ribuan! Untuk versi Deluxe yang menyertakan Season Pass, plus akses ketiga DLC serta bonus jutsu rahasia, kalian perlu merogoh kocek hingga Rp. 800.000! Membeli sepaket lebih murah? Gak juga, karena Season Pass-nya sendiri ditawarkan Rp 230.000, alias harga pas! Kalian bisa memesan awal versi PC-nya ini untuk mendapatkan beberapa bonus seperti yang ditawarkan untuk versi konsolnya. Kalian yang berniat memainkan game Naruto Shippuden terbaru ini melalui PC, bisa segera menyiapkan sistem PC kalian dengan standar minimal developernya berikut ini. Ya, masih spesifikasi minimumnya, belum ada yang disarankan. Karena seperti ketika membuka akses halaman Steam untuk Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution tahun lalu, mereka juga mengubah standar yang disarankan untuk memainkannya dengan lancar.

Spesifikasi PC Minimal Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 4
OS: Windows (64bit) 7 or higher up to date
Processor: Intel i3-530, 2.93Ghz / AMD Phenom II X4 940, 3.0GHz
Memory: 4 GB RAM
Graphics: 1024 MB video card, Pixel Shader 4.0, DirectX10 GPU
DirectX: Version 11
Hard Drive: 25 GB available space (demo versi PS4-nya membutuhkan space 28GB)



Sebagai perbandingan, berikut spesifikasi sistem untuk memainkan Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution.

Spesifikasi PC Minimal Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution
OS: Windows XP or higher with latest Service Pack
Processor: 2.3 GHz Dual Core or AMD
Memory: 1 GB RAM
Graphics: 512 MB video cards Pixel Shader 4.0 (Geforce 8xxx-ATI HD2xxx)
DirectX: Version 9.0c
Hard Drive: 8 GB available space

Spesifikasi PC Disarankan Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution
OS: Windows 7 or higher with latest Service Pack
Processor: Intel i3-530, 2.93Ghz / AMD Phenom II X4 940, 3.0GHz
Memory: 4 GB RAM
Graphics: 1024 MB video card, Pixel Shader 4.0, DirectX10 GPU
DirectX: Version 9.0c
Hard Drive: 8 GB available space

Seperti yang kalian lihat di atas, jika PC kalian sebelumnya bisa memainkan Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution, maka seharusnya tidak masalah digunakan kembali memainkan Ultimate Ninja Storm 4 ini. Namun spesifikasi tersebut masih belum final, dan semoga saja yang disarankan tidak membengkak sampai memaksa kalian upgrade hanya untuk memainkan game ini.

0 komentar:

Slepping Dogs



Dua tahun yang lalu, Square Enix berperan sebagai publisher untuk sebuah game open-world dengan tema tentang kriminalitas di Hong Kong. Game yang berjudul Sleeping Dogs ini menarik perhatian banyak orang, karena meskipun tidak memiliki aktivitas sebanyak yang bisa dilakukan game dengan genre serupa seperti seri Grand Theft Auto, Sleeping Dogs menawarkan sebuah lingkungan dengan kebudayaan yang sangat menarik untuk diekspos, dan mereka menyampaikannya dengan detail untuk membayar luas daerah yang lebih sempit serta aktivitas yang lebih sedikit.

Kini, dua tahun setelah Sleeping Dogs dirilis, Square Enix merilis ulang game ini untuk PC (lagi), PS4, dan Xbox One dengan label Definitive Edition. Sleeping Dogs: Definitive Edition memiliki beberapa hal menarik dibandingkan dengan versi standarnya, oleh karena itu melalui review ini, saya akan membahas tentang game dasar Sleeping Dogs, serta apakah pantas kamu untuk membeli versi Definitive Edition seandainya sudah memainkan versi biasa.

Sleeping Dogs memiliki cerita yang cukup sering diusung kisah fiksi yang berlatar belakang di Hong Kong, yaitu tentang kriminalitas. Karakter utama di game ini, Wei Shen, adalah seorang anggota kepolisian yang mendapatkan tugas untuk menyamar menjadi anggota triad, sejenis organisasi kriminal Cina yang tersebar di Hong Kong, Macau, Taiwan, dan lain-lain. Bagi kamu penggemar film, mungkin cukup familier dengan plot yang terdengar seperti film The Departed arahan Martin Scorsese, atau film aslinya asal Hong Kong yaitu Infernal Affairs.

Meskipun terkesan standar, tapi plot yang dimiliki game ini sangatlah menarik. Setidaknya kamu akan sering disajikan dengan perasaan mendebarkan tentang apakah Wei Shen akan selamat dalam penyamarannya, atau malah kegiatan kriminal yang dia lakukan akan mendarah daging di dalam dirinya. Hal ini tentunya lebih menarik daripada memainkan kriminal biasa seperti apa yang biasa kita lakukan di seri GTA.

Satu hal yang sangat menarik dalam Sleeping Dogs adalah gambaran budaya serta bahasa yang ditampilkan. Mayoritas dialog di game ini dilakukan dalam bahasa Inggris, tapi dengan beberapa dialog yang dicampur dengan bahasa Kantonis (salah satu bahasa yang digunakan di Hong Kong). Hal ini memberikan kesan Hong Kong yang semakin kuat di dalam game, karena tidak mungkin juga kan daerah tersebut 100% menggunakan bahasa Inggris.

Pesona utama dari Sleeping Dogs bisa dibilang adalah kota Hong Kong yang digambarkan dengan begitu detail. Kita sudah cukup sering disajikan dengan sebuah setting open-world di daerah Amerika, Eropa, atau bahkan daerah fantasi, makanya melihat sebuah kota yang kehidupan mewah dan kumuhnya bisa muncul dengan begitu dekat merupakan pesona tersendiri yang tidak dapat kamu temukan di banyak game lain. Lagi pula. tidak semua game akan mengizinkan kamu berkeliling kota dengan menggunakan motor bebek curian bukan.

Hal menarik juga akan kamu temukan saat berjalan-jalan di daerah pasar. Jika dalam game seperti GTA kamu akan disajikan dengan pilihan untuk membeli pakaian di toko mahal, maka Sleeping Dogs akan menyajikan kamu pilihan untuk berbelanja baju di pasar layaknya daerah Tanah Abang. Teriakan-teriakan tawaran dari penjual DVD bajakan, tukang daging, sampai dengan penjaga toko baju dengan desain asal-asalan akan kamu temukan di sini. Sebagai orang Asia, tentunya hal ini sangat berkesan untuk kita, karena sebelumnya jarang sekali game menggambarkan daerah seperti ini dengan kemiripan yang begitu besar.



Meskipun begitu, pesona dan kedetailan ini harus digantikan dengan luas daerah yang tidak terlalu besar. Menurut saya pribadi sebenarnya luas daerah di Sleeping Dogs sudah cukup bagus, tapi kalau dibandingkan dengan game seperti Grand Theft Auto V, well kamu jelas berharap terlalu banyak.

Sebagai sebuah game, Sleeping Dogs jelas menawarkan sebuah pengalaman wisata virtual ke daerah yang sering kita jumpai di dunia nyata, namun nyaris tidak pernah terekspos video game, dan hal ini sangatlah menyenangkan untuk dilakukan.

0 komentar:

Sistem Requitment WWE 2K18



Di mata kita yang masih kecil dulu, ia terlihat begitu nyata. Bahwa pergulatan pria-pria besar dengan karakter yang tak berbeda dengan konsep superhero / villain ini ternyata berakhir jadi drama menarik yang membuat kita tak bisa memalingkan wajah begitu saja. Konsep sama yang membuatnya berakhir jadi video game yang cukup menarik di masa lalu. Sempat populer ketika rental Playstation menggila di Indonesia, berganti generasi platform, dan tampil semakin realistis lewat peningkatan visual yang fantastis saat ini, WWE tetap berusaha bertahan. Setelah rilis di konsol di tahun 2016 silam, sang seri terbaru – WWE 2K18 akhirnya siap menuju ke PC.

Proses port WWE 2K18 ke PC memang cukup diantisipasi, mengingat proses sama juga terjadi di seri sebelumnya. Lewat sebuah post resmi, 2K melemparkan tanggal rilis resmi untuk versi PC ini, sekaligus  membagikan detail lebih jelas terkait perbedaan versi Standard Edition dan Deluxe Edition yang keduanya, ditawarkan di tingkat harga yang berbeda.  Berita baiknya? Semua DLC yang sempat dirilis untuk versi konsolnya juga akan tersedia untuk gamer PC di hari pertama rilis. Tertarik? Saatnya memeriksa spesifikasi PC Anda:



Minimum Requirements:

OS: 64-bit: Windows® 7 (latest updates)
Processor: Intel Core i5-3550 / AMD FX 8150
Memory: 4 GB RAM
Graphics: GeForce GTX 660 / Radeon HD 7770
DirectX: Version 11
Storage: 50 GB available space
Sound Card: DirectX 9.0c compatible sound card
Additional Notes: At least 2 GB DDR Video Memory

Recommended Requirements:
OS: 64-bit: Windows® 7, Windows® 8 (8.1) or Windows® 10 (latest updates)
Processor: Intel Core i7 3770 / AMD FX-8350
Memory: 8 GB RAM
Graphics: Nvidia GPU GeForce GTX 770 / AMD GPU Radeon R9 290
DirectX: Version 11
Storage: 50 GB available space
Sound Card: DirectX 9.0c compatible sound card

0 komentar:

God Of War 4




Cory Barlog, sutradara pembuat game God of War mengatakan bahwa dia dan para timnya ingin untuk membuat alur cerita yang akan menjawab semua pertanyaan tersebut. Setelah pengumuman resminya dalam acara Sony E3 2016 Press Conference, Barlog menjelaskan bahwa God of War adalah sebuah game baru yang akan sangat berbeda dengan game sebelumnya dari serial ini. Siapapun yang telah menyaksikan video dari acara tersebut pasti akan sangat terkejut saat mereka melihat sosok Kratos yang baru, karena Kratos tidak lagi menjadi seorang yang penuh dengan emosi.

Dalam gameplay demonya, Barlog mengatakan bahwa kejadian nyata dalam hidupnya sendiri telah menjadi inspirasi dari cerita Kratos dalam game ini. Setelah dirinya membuat tiga game pertama dari serial ini dan menghilang dari Santa Monica Studio, sutradara tersebut mengatakan bahwa dia sadar Krator memiliki cerita lain untuk diceritakan.

Barlog juga menjelaskan bahwa Kratos melihat para Dewa dalam dunianya seperti penyakit, dan dia mulai menyadari kesalahannya. Bagian dalam dirinya tersebut telah membuat Kratos menjadi seseorang dengan kepribadian yang sangat penuh dengan amarah, dan Barlog ingin melihat apa yang akan terjadi jika Kratos dapat mengendalikan emosinya.

Pada awal dari demo God of War, tidak hanya kita melihat sosok Kratos yang lebih tua, tapi tindakannya juga sedikit lebih tenang, sama seperti Barlog yang sekarang ini telah memiliki seorang anak. Sutradara tersebut juga menjelaskan bahwa nasib ibu dari anak tersebut akan menjadi poin penting dalam permainan, dan hingga saat ini nama dari anak tersebut masih menjadi sebuah misteri.
Bagaimana seorang manusia setengah dewa seperti Kratos berada di posisinya sekarang? Hanya Barlog yang dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Kratos mencoba untuk membunuh dirinya sendiri berulang kali, namun, dia akhirnya menemukan bahwa dia tidak dapat melarikan diri. Dia harus mengadapi masa lalunya. Tujuh game pertama dari serial God of War menceritakan tentang perjuangan Kratos untuk melupakan masa lalunya, dan dia selalu menyalahkan orang lain atas semua masalah yang dia hadapi. Akhirnya dia mulai mengambil inisiatif dalam game barunya, sekarang dia telah berkelana dan memutuskan untuk menetap dalam hutan Skandinavia dimana dia mencoba untuk membuat sebuah keluarga baru.

Dengan adanya daerah baru, hal ini membuat God of War memiliki berbagai nuansa baru dan mitologi baru. Ini adalah kesempatan kedua Kratos untuk menjadi seorang ayah bagi anaknya, dan anaknya juga akan menjadi bagian penting dari ceritanya di game ini. Anak dari manusia setengah dewa tersebut akan mengikuti langkah yang Kratos lewati, dan dia akan membantunya sepanjang permainan. Anak tersebut dapat membaca dan berkomunikasi dengan cara yang tidak dapat Kratos lakukan. Dia juga akan menggunakan panah sebagai senjatanya, yang dapat Kratos gunakan untuk membantunya dalam pertarungan.

http://digitalspyuk.cdnds.net/16/45/768x432/gallery-1478690956-god-of-war-screen-03-ps4-us-13jun16.jpeg

Walaupun dalam game terbarunya Kratos akan tetap berhadapan dengan banyak musuh dan bahaya, fokus utamanya akan tetap menjadi anaknya, dan hal ini telah menunjukan seberapa jauh Kratos telah berubah sebagai seorang manusia. Dalam petualangan terbarunya, Kratos akan menggunakan segala kesempatan yang dia dapat untuk memberikan anaknya pelajaran baru.
Kesempatan kedua yang Kratos dapatkan ini juga tidak akan menjadi sebuah perjalanan yang singkat. Ini adalah awal dari perjalanan baru Kratos dan dia memiliki banyak cerita yang heroik.

0 komentar:

GTA 5



Setelah melewati proses penantian yang panjang, harus bertahan dengan nafsu menggebu-gebu yang muncul dari serangkaian screenshot dan trailer, Rockstar akhirnya memenuhi harapan sebagian besar gamer di seluruh dunia. Dengan biaya pengembangan lebih dari USD 256 juta untuk produksi dan marketing, GTA V akhirnya meluncur untuk Playstation 3 dan Xbox 360 – 17 September 2013 yang lalu. Lewat serangkaian informasi awal yang diluncurkan, Rockstar sendiri memang sempat mengklaim kehadiran begitu banyak inovasi, baik dari cerita, mekanik gameplay, hingga sensasi yang akan membuat seri ini jauh berbeda dan lebih baik.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah mendapatkan sedikit gambaran akan apa yang sebenarnya ditawarkan oleh seri yang satu ini. Walaupun dirilis untuk konsol teknologi lawas sekelas Playstation 3 dan Xbox 360, GTA V menawarkan kualitas visualisasi yang terhitung menawan, wilayah yang begitu luas dengan penuh efek tata cahaya dan detail yang memesona. Perbaikan di mekanik gameplay juga membuatnya lebih mudah untuk dinikmati, tentu saja dengan beberapa perubahan yang membutuhkan Anda untuk sedikit beradaptasi. Sistem tiga karakter dan segudang aktivitas menjadi pesona yang sulit untuk ditolak. Namun, ternyata, begitu Anda mendalami dunia yang ditawarkan GTA V, game ini menawarkan sesuatu yang jauh lebih baik.
Berbeda dengan seri-seri sebelumnya yang hanya memuat satu karakter utama, GTA V hadir dengan kejutan ekstra, tiga karakter utama dengan tiga buah latar belakang cerita yang berbeda. Selamat datang di Los Santos, rumah dan medan pertempuran bagi Michael Townley, Trevor Philips, dan Franklin Clinton.



Aksi perampokan sembilan tahun lalu di North Yankton yang dilakukan oleh Michael dan Trevor bersama dengan dua kru lainnya berakhir bencana. Disergap dengan kekuatan polisi yang masif, 
Michael yang tengah terluka akhirnya meminta Trevor untuk menyelamatkan diri dan akhirnya menghilang dalam kabut. Sembilan tahun setelahnya, kedua “sejoli” ini hadir dengan kesimpulan yang sama – bahwa masing-masing dari teman mereka telah tewas dalam tragedi tersebut. Namun siapa yang menyangka bahwa Michael ternyata berhasil menyelamatkan diri, berlindung sebagai saksi di bawah FIB, dan meraih kekayaan. Sementara di sudut kota yang lain, Trevor yang tidak pernah mengetahui nasib Michael, harus berjuang dan memulai bisnis narkotikanya dari awal.

Di tengah benang merah antara dua karakter ini, hidup Franklin Clinton, seorang gangster muda yang baru hendak memulai kehidupan kriminalnya. Bekerja sebagai repo di sebuah dealer mobil, Franklin akhirnya bertemu dengan Michael yang sempat menjadi salah satu target kriminalnya. Pertemuan pertama yang berkesan antara kedua karakter ini akhirnya membangun hubungan kerjasama khusus, sebuah awal lebih banyak kegiatan kriminal. Dibantu oleh sang otak jenius – Lester, Michael dan Franklin akhirnya memutuskan untuk merampok sebuah toko perhiasan untuk memperkuat keuangan mereka. Perampokan yang membawa Michael kembali ke dunia kriminal, Franklin ke level yang lebih tinggi, dan Trevor untuk mengetahui bahwa sahabat terdekatnya belum tewas.

Terkejut dengan fakta yang satu ini, Trevor pun melarikan diri ke Los Santos, berusaha mencari Michael dan meminta penjelasan. Usaha yang akhirnya berhasil berkat bantuan Dave. Namun alih-alih marah karena kebohongan Michael, Trevor kembali bersekutu untuk membentuk kembali kelompok kriminal yang sempat terpecah di masa lalu, kini tentu dengan bantuan Franklin dan Lester. Sayang seribu sayang, di sinilah masalah justru kian kompleks. Bersinggungan dengan begitu banyak kekuatan kriminal yang  lain, bahkan pihak berwenang, ketiga serangkai ini harus berhadapan dengan ancaman yang siap untuk meminta nyawa mereka kapan saja.

Lantas berhasilkah Trevor, Michael, dan Franklin ini melakukan tindak kriminal terbesar mereka? Halangan apa saja yang siap untuk menghentikan mereka? Konflik seperti apa yang akan terjadi? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda temukan dengan memainkan GTA V ini.


0 komentar:

PES 2017

Musim lalu ada pergeseran di dunia game sepakbola, setelah sebagian besar kritikus menilai PES 2018 sukses mengalahkan sang rival FIFA 18 setelah sekian lama. Segalanya tidak se-sederhana itu, tidak sulit memang mengritik game keluaran EA itu, namun tetap saja ada banyak hal positif di game tersebut. Namun bagi mereka yang biasa memilih game karya Konami ini akan melihat hal tersebut sebagai evolusi yang memang seharusnya terjadi.
Segala aspek mendasar dalam olahraga ini ditampilkan dengan sangat baik, meski bukan berarti segalanya tidak perlu dipelajari lagi: dribel yang lebih rapi membuat kita membutuhkan waktu penyesuaian yang lebih lama, dan melepaskan tendangan terasa lebih sulit. Kami membutuhkan lebih dari 10 pertandingan untuk bisa menciptakan lebih dari dua gol dalam satu pertandingan. Dalam hal ini, kesabaran sangatlah penting, namun jangan khawatir, Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal dari sedikit kesabaran itu.


Kecepatan pergerakan pemain, sekilas, memang terlihat sebagai perubahan paling sederhana di PES 2018 - namun pada dasarnya, perubahan ini justru adalah yang paling penting. Dengan tempo permainan d atasi lapangan sedikit lebih lambat dibanding game versi tahun lalu, dribel yang lebih murni ini benar-benar membuat Anda bisa menguasainya dan menggunakannya semaksimal mungkin. Perubahan ini membuat Anda bisa memiliki waktu menyentuh bola lebih lama untuk melindunginya dan menilai pilihan apa saja yang ada di sekitar anda.
Kecepatan individu pemain juga semakin terasa seperti sebuah kelebihan yang istimewa. Pierre-Emerick Aubameyang - dan, err, Usain Bolt, yang tersedia sebagai bonus preorder- benar-benar tidak dapat dikejar jika mereka berhasil melewati pemain terakhir di lini belakang. Seperti yang mungkin kita saksikan di dunia nyata.
Mesin game ini menghasilkan output yang luar biasa, dan membuat setiap tim, dan setiap pemain, terasa unik. Rating keseluruhan memang penting, namun seperti sepakbola sesungguhnya, kemampuan setiap pemain di game ini akan bergantung pada Anda, untuk menemukan individu yang sempurna untuk filosofi Anda dan mengalahkan milik lawan.
Saat bermain di Liga Champions dengan menggunakan PSG, kami menggunakan Angel Di Maria di semua posisi serangan yang tersedia, dan sering menggeser posisinya sampai tiga kali di setiap pertandingan untuk menyerang kelemahan lawan. Dan lawan-lawannya pun memiliki variasi gaya yang brilian; di Master League menggunakan Feyenoord, kami menghadapi lawan yang menggunakan passing cepat, bola-bola jauh langsung, permainan sayap yang kencang, dan semua kemungkinan lain yang mungkin kita temukan di dunia nyata.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijm0Nr3dB2F5sX0ksk1OUAZR2aFwNJpA64KX2yT4NOIgz0YOhROjM7IYJ8XRoiSRNGhAcnAM1dFrqSVOqTcKyaP5Ft40_igIXHeqBLD1LpPY0So7W_h2nZv_ms74XbjBLskQ_WHR8DDuLw/s1600/PES+2018+Master+League+Iniesta.jpg
Kelemahan yang sebelumnya ada di game ini tetap ada. Peter Drury dan Jim Beglin lagi-lagi terdengar kurang cocok di bangku komentator, dan PES tetap kalah dari FIFA dalam hal penampilan dan lisensi. Jumlah pelanggaran di setiap pertandingan juga sangat rendah - inilah mengapa kami menegaskan 'pekan pertama' di awal review ini, karena aspek ini pasti bisa segera diperbaiki. Konami juga menyebut transfer di deadline day, yang tidak ada di dalam CD yang dijual, akan muncul di update pertama. Namun berbagai kekurangan lain sudah jauh membaik - misalnya posisi kiper, yang terasa lebih manusiawi, dan melakukan apa yang mereka bisa untuk meninju bola dari situasi berbahaya.
Man Red vs Man Blue jelas tidak akan menarik perhatian siapapun yang mencari sesuatu yang otentik, namun jika Anda bisa mengabaikan ini, dan hanya menginginkan sebuah game yang mengadu 11 pemain melawan 11 pemain yang terlihat seperti sepakbola sebenarnya, PES 2018 melakukannya dengan amat sangat baik.
Waktunya untuk melupakan PES 3 dan PES 6, yang selama ini menjadi tempat bernostalgia bagi para penggemar PES di masa lalu. Inilah edisi di mana mereka berada di puncak sebagai yang terbaik.

PEMBARUAN
1. Permainan tempo rendah dan konsisten bisa memberikan Anda gelar
Pelan namun tidak pernah membosankan, tempo pertandingan yang diganti benar-benar mengubah gaya permainan - membuat simulasi ini menantang otak - bukan lagi soal kecepatan tangan belaka.
2. Lebih Banyak Variasi
Master League, Champions League, MyClub (jawaban PES untuk Ultimate Team-nya FIFa), 2-on-2 dan 3-on-3 games  - daftar timnya mungkin tidak akan menyamai FIFA, namun tetap ada banyak hal yang layak dicintai.
3. Pencahayaan
Pencahayaannya luar biasa, terutama untuk laga malam hari, dengan segala yang Anda lakukan akan tampak jelas. Konami juga sukses dalam mereplikasi wajah pemain-pemain baru, seperti Kylian Mbappe.

4. Perubahan Kecil di Master League
"Career Mode" tradisional PES 2018 ini tidak diubah total, namun ada tambahan turnamen pra-musim yang layak disambut, dan keberhasilan meraih pemain pilihan Anda dengan menuruti release clause mereka berarti Anda bisa mengincar bintang yang sebelumnya tidak bisa didapatkan.





0 komentar:

ABOUT ME



NAMA : BONDAN PRAMANA
Tempat, tgl lahir : Semarang, 18 November 1998
Tempat Tinggal : Semarang
Status : Mahasiswa
E-Mail : bondanpram@gmail.com

0 komentar:

FIFA 18


Di Era Internet, di mana kita menuntut segalanya lebih cepat dan rentang perhatian kita menyusut, bahwa kedua PES dan FIFA melambat. Ini adalah tren yang bertujuan membuat permainan sepak bola lebih realistis, namun sampai dan termasuk FIFA 17, hal itu menyebabkan seri EA menderita, dengan setiap judul sejak FIFA 15 merasa kurang responsif dari pendahulunya. Akhirnya, dengan FIFA 18, franchise tersebut berhasil menahan penurunannya, dan sementara seri keluaran terbarunya masih terasa lamban, setidaknya rasanya sedikit lebih responsif, dan kurang menyebalkan hasilnya. Dikombinasikan dengan presentasi yang luar biasa dan lebih banyak cara untuk bermain daripada sebelumnya, peningkatan on-pitch FIFA 18 merupakan awal dari pemulihan seri ini. Masalah FIFA 17, adalah memperlambat kecepatan pemain untuk naik ke tingkat lebih besar, namun sebagian besar sisa permainan dengan kecepatan lebih tinggi. Itu berarti Anda bisa berlari dengan cepat, tapi butuh waktu lama untuk mempercepat atau mengubah arah. Ini masih menjadi masalah di FIFA 18, di mana putaran lanjutan pemain yang terus berputar dan animasi yang panjang bisa terasa seperti ada sedikit masukan lag, tapi kecepatan berlari mereka yang lebih lambat memang berarti kecepatan permainan secara keseluruhan terasa lebih konsisten. Hal ini menghasilkan permainan yang lebih bijaksana untuk mengalahkan bek lawan dengan tipuan atau kecepatan dan lebih banyak lagi seperti yang mungkin dikatakan pelatih remaja Anda setiap minggu membiarkan bola melakukan pekerjaan itu. Rekan satu tim AI sekarang membuat lebih sering dan cerdas berjalan untuk memberi Anda pilihan lebih besar saat Anda berada di bola, dan sentuhan pertama pemain menjaga bola lebih dekat ke tubuh mereka, akhirnya membuat umpan melewati pilihan yang layak di ketiga yang menyerang. Sayangnya, umpan-umpan yang tidak digerakkan tetap sama lemas seperti sebelumnya, umpan yang panjang dan menendang bola masih melayang perlahan ke sasaran mereka sebelum pasti akan terpotong, dan umpan yang sama lemahnya, jarang memiliki cukup penutup pertahanan yang terbuka. Banyak serangan berakhir di sayap atau tengah lapangan penuh yang melintasi bola ke area penalti atau gelandang serang yang memiliki pop dari tepi kotak penalti. Ini adalah pekerjaan yang bagus, bahwa inilah area yang paling banyak mengalami perbaikan. Tembakan membawa bobot sedikit lebih berat dari sebelumnya dan bertanggung jawab atas momen permainan yang paling memuaskan, melihat tendangan voli ke pojok atas adalah perasaan yang hebat, dan ini jauh lebih sering terjadi di FIFA 18 daripada seri sebelumnya. 


EA akhirnya mendapatkan keseimbangan kecepatan individu yang tepat untuk pemain yang lamban merasa pemain paling lamban dan cepat merasa paling cepat, dan memanfaatkan yang terakhir tidak lagi terasa berlebihan atau dibawah performa. Namun, meskipun banyak perangkat tambahan kecil, ada sejumlah kekurangan yang tersisa di seri game ini. Pemain yang kurang terkenal masih belum merasa cukup mirip, selain Ronaldo dan segelintir pemain elit dunia lainnya, setiap pemain sepak bola dalam permainan ini terasa kurang lebih sama, sebagian besar dari mereka menampilkan animasi yang sama dan hanya merasa berbeda di ketinggian dan kecepatan mereka. statistik Gimmick tahun ini, subs cepat yang memungkinkan Anda menekan R2 / RT selama penghentian bermain untuk menggantikan pemain tanpa harus menghentikan sementara permainan - adalah sentuhan yang bagus yang dibatasi oleh fakta bahwa Anda hanya dapat menerapkannya pada tiga praperubahan terencana diatur sebelum pertandingan atau sesuai dengan saran permainan. Saran itu jarang sesuai untuk situasi yang ada, dan memetakannya ke tombol yang sama seperti sprint berarti saya terus-menerus mengaktifkannya karena kesalahan. 

Jika pertunjukan di lapangan FIFA 18 tidak konsisten, presentasinya, dan area di mana seri ini telah berkembang paling banyak selama beberapa musim terakhir, terus menetapkan standar untuk permainan olahraga secara keseluruhan. Meskipun kedengarannya seperti perubahan yang membosankan, pencahayaan yang lebih cantik dan lebih serbaguna benar-benar membantu membuat setiap kecocokan terasa unik. Ini dibantu oleh reaksi orang yang lebih realistis dan antusias, dan berbagai jenis atmosfer bergantung pada tempat di dunia mana Anda bermain. Pertandingan Spanyol dicetak dengan irama drum yang jauh dan kebisingan fans yang konstan, sementara orang-orang Inggris lebih cenderung mengejek tim lawan karena kurangnya dukungan mereka. Nyanyian khusus klub umum terjadi di sisi yang lebih besar, meski penggemar Liverpool mungkin akan lelah setelah titel Anfield yang ke 200 dari You'll Never Walk Alone. Sebagai tambahan, ada merek dan grafis khusus liga, formasi dibacakan oleh penyiar stadion (bahkan di liga bawah dengan pemain yang kurang terkenal), dan sebagian besar komentator hebat yang membahas transfer dan hasil kehidupan nyata. Bersama-sama mereka membuat permainan yang meniru pengalaman menonton sepak bola dan menafsirkan budaya seputar olahraga dan media, pemujaan dan kesedihan penggemar, dan obsesi mengikuti tim Anda yang dibuat lebih rapi dari sebelumnya. Sebagai FIFA yang hampir menjadi saluran olahraga itu sendiri, ia juga memperluas acara permainan setiap tahun. 

Tahun ini melihat mode Journey yang digerakkan oleh naratif untuk musim kedua, dengan Alex Hunter sekarang adalah anak ajaib yang terkenal di dunia. Journey melihat beberapa perbaikan selama Season 1 di luar beberapa opsi penyesuaian yang lebih besar (Anda sekarang dapat mengubah pakaian dan gaya rambut Hunter, di antara tampilan kecil lainnya), dan pemerannya menghasilkan pertunjukan campuran yang sama seperti tahun lalu. Ini tetap merupakan mode yang unik, namun pikirkanlah tentang Perjalanan FIFA 18 lebih mirip dengan acara TV yang lumayan lama dari yang lain. Di tempat lain, Klub Pro sebagian besar tidak tersentuh, kecuali keterampilan bergaya perjalanan yang Anda butuhkan untuk mendapatkan ciri-ciri tertentu sebelum orang lain tidak terkunci dan formula pemenang Ultimate Team juga sebagian besar ditinggalkan sendirian. Beberapa tambahan baru termasuk Squad Battles, di mana Anda memainkan sejumlah pertandingan melawan klub Ultimate Team lainnya yang dikendalikan oleh AI, sebelum mendapat peringkat melawan pemain dunia nyata lainnya dengan jumlah kemenangan yang Anda kelola. Mereka adalah alternatif sempurna bagi FUT Champions secara online bagi mereka yang tidak ingin berani memanfaatkan online multiplayer secara online, atau bagi mereka yang tidak mempunyai waktu untuk berkomitmen pada jadwal ronde kualifikasi dan turnamen akhir pekan yang melelahkan. Sementara Tujuan Harian, di mana Anda diberi hadiah dengan koin atau paket untuk, katakanlah, menang lebih dari dua gol atau untuk mencetak gol dengan pemain Seri A (di antara tantangan lainnya) menawarkan bonus baru yang bisa diterima, terutama untuk pemain Seasons yang secara tradisional menjadi subjek. untuk sedikit penghargaan. 


Akhirnya, pengaruh The Journey telah menyebar di luar Pro Clubs dan menjadi Career Mode, yang negosiasi transfernya telah dirombak - secara estetis setidaknya. Alih-alih mengirimkan penawaran Anda sebagai email, pembicaraan transfer sekarang dilakukan secara real-time melalui cutscenes interaktif. Ini adalah perubahan yang sebagian besar bersifat dangkal karena satu-satunya fitur baru yang sebenarnya adalah kemampuan untuk menambahkan klausa pelepasan dan persentase penjualan ke kontrak penandatanganan sisa prosesnya persis sama, kecuali dengan wajah manusia daripada kotak masuk di depan dari Anda tapi setidaknya lebih menarik daripada melihat template surat penawaran yang sama ditulis untuk yang keseratus kalinya. Jika tidak, Mode Karir sama seperti sebelumnya, dengan sistem percakapan pemain merasa paling basi, pemain mengirim email kepada Anda identik dengan yang telah mereka kirim selama bertahun-tahun, dan masih tidak ada cara untuk membalasnya. Pasti akan senang bisa berbicara dengan tim Anda dengan nada yang sama dengan negosiasi transfer cutscenes, meskipun mungkin itu adalah fitur untuk tahun depan. 


Career Mode, Pro Clubs, dan fitur baru Ultimate Team tidak diragukan lagi bersifat incremental, tapi itu sebagian besar karena apa yang sudah ada sangat bagus. Mereka masing-masing menawarkan cara bermain yang sama sekali berbeda, dengan Mode Karir yang menawarkan kesempatan untuk mengendalikan tim favorit Anda, Klub Pro menjadi cara yang hebat untuk bermain dengan teman, dan sejauh ini yang paling adiktif dan menyenangkan dan terutama bagi mereka yang mengumpulkan kartu football sewaktu masih kecil. Di luar lapangan itulah EA unggul. Dari beragam mode permainan yang ditawarkan dan bagaimana segala sesuatunya disajikan, dengan pembaruan konstan di Tim FUT's Week, Daily Objectives, dan diskusi tentang kejadian di dunia nyata dalam komentar, FIFA 18 menangkap dunia sepak bola dan dengan yakin menerjemahkannya menjadi sebuah Video game. Di lapangan, bagaimanapun, seri sepak bola EA masih tertinggal jauh di belakang sepakbola PES 2018 yang lebih cair dan memuaskan. Perbaikan tahun ini dipersilakan, tapi masih banyak yang harus dilakukan di tahun-tahun mendatang jika FIFA menjadi pemukul dunia sekali lagi.


0 komentar: